Example 728x250
Berita  

Dedi Yuginta Ajak Warga Perkuat Nilai Pancasila dan Pahami Sejarah Perjuangan Bangsa

banner 120x600
banner 468x60

BANDAR LAMPUNG ,— Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, SE., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila sekaligus memahami sejarah perjuangan bangsa sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (30/9/2026) siang.

banner 325x300

Kegiatan yang diikuti masyarakat setempat itu menghadirkan dua narasumber, yakni Noviansyah, S.Sos., dan Rahmat Navindra, S.Ip., dengan moderator Zulkarnain.

Dalam sambutannya, Dedi menegaskan bahwa kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Karena itu, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.

“Pada zaman kemerdekaan, semangat perjuangan begitu besar. Kita harus bersyukur dengan kemerdekaan yang kita rasakan saat ini karena kita dapat hidup bebas dan menjalankan kehidupan sebagai bangsa yang merdeka,” ujar Dedi.

Menurut Dedi, nilai-nilai perjuangan tersebut perlu terus ditanamkan kepada generasi muda. Salah satunya dengan memahami sejarah bangsa dan menjadikan berbagai peristiwa masa lalu sebagai pembelajaran.

Dedi juga mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya memahami sejarah Indonesia, termasuk berbagai peristiwa politik dan konflik yang pernah terjadi dalam perjalanan bangsa.

Berkenaan dengan momentum 30 September, ia menyinggung sejarah Gerakan 30 September (G30S) 1965 yang dalam historiografi Indonesia berkaitan dengan pembunuhan sejumlah perwira TNI dan kemudian diikuti perubahan politik besar di Indonesia.

“Sejarah tidak boleh kita lupakan. Generasi muda harus mengetahui sejarah bangsa agar dapat mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang pernah terjadi,” katanya.

Sementara itu, narasumber Noviansyah, S.Sos., memaparkan nilai-nilai Pancasila serta contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, Pancasila tidak hanya berkedudukan sebagai dasar negara, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persatuan.

Menurutnya, pengamalan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat, seperti menghargai perbedaan, mengedepankan musyawarah, menjaga toleransi, serta bergotong royong dalam kehidupan sosial.

Noviansyah juga menekankan pentingnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan bahasa daerah yang menjadi kekayaan bangsa.

Melalui kegiatan PIP-WK tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.(NDRA)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *