Lampung Selatan,– Upaya mencetak generasi sehat dan bebas stunting tidak bisa hanya dibebankan kepada tenaga kesehatan maupun pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk TNI melalui peran aktif Babinsa yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi masyarakat di wilayah binaannya.
Komitmen tersebut kembali ditunjukkan Babinsa Koramil 421-06/Natar Kodim 0421/Lampung Selatan, Serka Ayatul Komini, dengan menghadiri Rembuk Stunting Desa Negara Ratu Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Balai Desa Negara Ratu, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (27/7/2026).
Kegiatan itu dihadiri Kasie Ekobang Kecamatan Natar Lia Larasati mewakili Camat Natar, Kepala Desa Negara Ratu Fani Renaldi, S.H., M.M., UPT Puskesmas Natar, UPT Perikanan, BKKBN, Korluh KB, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, BPD, LPM, TP PKK, kader Posyandu dan PAUD, bidan desa, perawat, kepala dusun, hingga ketua RT se-Desa Negara Ratu.
Rembuk stunting menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun program pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting. Kehadiran Babinsa menjadi bukti nyata bahwa TNI AD tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga aktif mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat.
Babinsa Koramil 421-06/Natar, Serka Ayatul Komini, mengatakan pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa siap mendukung setiap program pemerintah melalui pendampingan, komunikasi sosial, serta edukasi kepada masyarakat di wilayah binaan.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga upaya menekan angka stunting dapat berjalan optimal. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua pihak, kami optimistis mampu mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai aset masa depan bangsa,” ujarnya.
Kepala Desa Negara Ratu, Fani Renaldi, S.H., M.M., menegaskan bahwa pemerintah desa berkomitmen menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target tersebut.
“Kami mengapresiasi kehadiran dan dukungan Babinsa yang selalu aktif dalam setiap kegiatan desa, termasuk di bidang kesehatan masyarakat. Sinergi yang selama ini terjalin menjadi kekuatan bersama untuk melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Kasie Ekobang Kecamatan Natar, Lia Larasati, yang mewakili Camat Natar, menyampaikan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan komitmen dan kerja sama lintas sektor secara berkelanjutan. Seluruh unsur, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, aparat kewilayahan hingga masyarakat, memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.
“Kami mengapresiasi keterlibatan aktif Babinsa yang terus hadir mendukung setiap program pembangunan di desa, termasuk percepatan penurunan stunting. Semoga kolaborasi yang telah terbangun dapat semakin memperkuat upaya menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan mampu menjadi penerus pembangunan di masa mendatang,” pungkasnya.
Kehadiran aktif Babinsa dalam rembuk stunting menjadi wujud nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung program-program strategis pemerintah. Melalui kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan upaya percepatan penurunan stunting di Desa Negara Ratu dapat berjalan optimal demi melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.(Her)

















